Serba Serbi Cuti Karyawan Yang Diterapkan Perusahaan di Luar Negeri

Kalau di Indonesia kita mengenal hak cuti karyawan terbatas pada cuti tahunan, cuti sakit, cuti haid, cuti melahirkan atau cuti penting seperti menikahkan anak, kematian anggota keluarga, atau istri melahirkan, maka di negara lain ada beberapa jenis cuti yang unik. Selain itu, jumlah cuti tahunan di Indonesia standar selama 12 hari, maka di negara lain bahkan ada yang sampai 38 hari. ¬†Hmmm enak banget ya … ūüôā

Berikut beberapa serba serbi cuti karyawan yang ada di luar negeri :

  1. Cuti Patah Hati karena Putus Cinta di Jepang

Cuti ini diberikan oleh sebuah perusahaan bernama “Hime & Company” yang berkantor pusat di Tokyo. Pihak manajemen dari perusahaan yang mayoritas karyawannya adalah wanita ini, memberikan¬†shitsuren kyuka¬†atau cuti patah hati selama¬†satu hari cuti digaji, agar karyawan mereka yang sedang patah hati, bisa melupakan kesedihan mereka dan kembali “segar” di esok harinya.

Menariknya, jumlah hari “heartache leave’¬†yang diberikan berbeda-beda. Bagi karyawan berusia 24 tahun, diberikan cuti patah hati sehari per tahun. Sementara itu, mereka yang berusia 25-29 tahun bisa mengambil 2 hari per tahun untuk cuti. Terakhir, bagi mereka yang lebih tua, diberikan 3 hari per tahun.

Adapun alasan yang melatarbelakangi perbedaan itu adalah anggapan bahwa makin tua usia seseorang, maka mereka makin sulit mencari pasangan. Kondisi “putus” pun dinilai akan semakin menyakitkan.

2.  Jumlah Cuti Tahunan Lebih dari 12 Hari di Beberapa Negara

Kamboja dan Filipina : 15 hari kerja atau sekitar 3 minggu.  Jika dibandingkan dengan negara sekitarnya, maka 2 negara ini tercatat sebagai negara dengan jumlah cuti tahunan terbanyak di ASEAN.

Inggris dan Australia : 20 hari kerja. ¬†Namun untuk negara di Eropa, jatah cuti 20 hari ini masih tergolong sedikit karena perusahaan-perusahaan di Eropa sangat “murah hati” dalam memberikan cuti tahunan ke karyawan. Wow fantastis ūüôā

Perancis : 25 hari.

Kuwait : 30 hari.

Finlandia : 38 hari.

3.  Cuti Melahirkan

Informasi ini saya dapatkan tahun 2008, jadi ada kemungkinan kebijakan di beberapa negara ada yang berubah.  Well paling tidak, ini bisa menjadi gambaran betapa dimanjakannya para wanita yang melahirkan dan juga para ayahnya yang ada di beberapa negara di bawah ini :

Norwegia : Semua wanita hamil yang bekerja di negara ini mendapat hak cuti untuk pemeriksaan pranatal rutin ke dokter kandungan setiap bulannya selama masa kehamilannya. Sedangkan cuti melahirkan yang diberikan oleh perusahaannya selama 6 bulan dan tunjangan persalinan yang diperoleh sebesar 21.500 US dollar ( kalau dalam rupiah kurang lebih 190 juta-an. Wow

Swedia : Di negara ini, wanita hamil yang bekerja berhak untuk cuti melahirkan selama 78 minggu (kurang lebih 1,5 tahun).  Setelah masa cuti melahirkan berakhir, seorang ibu dan juga suami masih mendapat jatah cuti (paid leave) selama 60 hari (dalam 1 tahun) untuk keperluan merawat anaknya apabila sedang sakit.

Prancis :  Wanita hamil yang bekerja berhak cuti melahirkan selama 16 minggu dengan tetap memperoleh gaji penuh. Setelah anak lahir, istri/suami berhak cuti/berhenti sementara dari pekerjaan selama 3 tahun lamanya (tanpa memperoleh gaji) dan tetap bisa bekerja kembali pada perusahaan tersebut di posisi yang sama.

4.  Pawternity leave atau Cuti untuk merawat hewan peliharaan.

Sebuah perusahaan di India memiliki peraturan unik bagi karyawannya yang memiliki hewan peliharaan. Harper Collins India memutuskan untuk memberikan para karyawannya cuti pawternity untuk merawat hewan kesayangan di rumah.  Karyawan yang mengadopsi anjing, kucing, atau hewan lainnya bisa mengambil cuti pawternity selama lima hari kerja.

5.  Cuti berkabung karena kehilangan hewan peliharaan.

Sejumlah pegawai beruntung yang bekerja di beberapa perusahaan di Amerika dikabarkan telah menikmati hak khusus untuk pemilik hewan peliharaan, termasuk kebutuhan berkabung ketika sedang berdukacita.

Dikutip dari Huffington Post, sejak tahun 1981, Kimpton, perusahaan yang menjalankan bisnis restoran dan hotel, telah menawarkan beragam fasilitas untuk pegawai pemilik hewan peliharaan seperti asuransi untuk peliharaan, cuti dukacita, dan perlengkapan bagi hewan peliharaan seperti mangkuk minum, mainan, dan tempat tidur hewan.

Perusahaan lain seperti firma HR Maxwell Health dan perusahaan asuransi hewan peliharaan Trupanion menawarkan cuti berbayar untuk pegawai pemilik hewan peliharaan yang berduka.

Perusahaan software VMware, tidak memiliki aturan formil mengenai cuti khusus kematian hewan peliharaan, namun mereka memberikan jatah libur terpisah yang bebas digunakan pegawai untuk memberi mereka kesempatan mengatasi segala macam permasalahan hidup, begitu tutur jubir perusahaan Michael Thacker.

Note : berita diambil dari beberapa sumber di internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Info : 0812-8446-1997Call