Perbedaan Reseller dan Dropship Dalam Dunia Bisnis Online

Memulai bisnis saat ini tidaklah serumit jaman dulu ketika semuanya belum serba digital, ketika belum ada internet.  Hanya orang yang memiliki modal kuat yang bisa memulai bisnis. Kini tidak lagi, dengan modal minim, bahkan tanpa modal sekalipun, siapapun bisa sudah memulai bisnis, selama memiliki kuota internet, bisnis sudah bisa dijalankan.

Seiring dengan perkembangan bisnis online, ada 2 istilah yang akhir-akhir ini sering didengar dan dibaca, yaitu Reseller dan drop-ship.  Apa sih arti 2 istilah tersebut dan perbedaannya?

Perbedaan Reseller dan Dropship Dalam Dunia Bisnis Online

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok antara reseller dan drop-ship.  Keduanya bisa disebut sebagai agen, yaitu orang yang menjual kembali barang dagangan supplier nya.

Beberapa perbedaannya yaitu : 1) Reseller ketika menawarkan barang ke konsumen, barang dalam bentuk fisik sudah ada di  pihak reseller, sehingga ketika ada order dari konsumen, pengiriman dapat langsung dilakukan oleh reseller. Sedangkan Drop-shipper, ketika menawarkan barang ke konsumen, barang fisiknya tidak ada padanya, barang masih ada di supplier.  Ketika konsumen order dan sudah dilakukan pembayaran, pengiriman dilakukan oleh supplier dengan mengatasnamakan nama si drop-shipper.

Perbedaan lainnya, 2) ketika menjadi reseller perlu modal untuk membeli barang atau produk yang akan dijual, sedangkan seorang drop-shipper tidak perlu modal untuk membeli barang atau produk, cukup memberikan informasi produknya saja.

Perbedaan berikutnya, 3) faktor resiko. Bagi reseller, jika barang yang sudah dibeli dan tidak laku maka barang tersebut tidak bisa dikembalikan ke supplier, sedangkan drop-shipper tidak akan mengalami penumpukan barang, karena barangnya ada di suplier. Dengan begitu drop-shipper resikonya sangat minim sekali.

Jadi untuk yang ingin memulai belajar bisnis online dan belum memiliki cukup banyak modal dan belum berani untuk mengambil banyak resiko, bisa dicoba dengan menjadi drop-shipper, karena modal yang diperlukan hanya gadget dan kuota internet.

Mengenai masalah promosi produk/jasa, para reseller dan drop-shipper banyak mengunakan media messenger dan media sosial, promosinya juga tidak perlu berlebihan, cukup dengan pasang produk di profile, lalu tambahkan kata-kata persuasive atau info produk yang dijualkan, biasanya sudah menarik. Nah mudah kan? Saat ini bisnis gak harus menunggu punya modal, asal punya kuota internet saja, sudah bisa buat bisnis.  Jadi, tunggu apalagi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Info : 0812-8446-1997Call