Mencegah Semaian Bibit Hidroponik Mengalami Etiolasi

Dalam dunia tanaman, istilah etiolasi atau biasa disebut kutilang (kurus tinggi langsing) sering dijumpai pada fase menyemai benih. Etiolasi adalah keadaan dimana batang bibit setelah ditanam mengalami  peninggian secara drastis yang akhirnya pada beberapa kasus menyebabkan batang tidak lagi kuat menahan beban daun. Walaupun keadaan seperti ini tidak menyebabkan bibit mati, akan tetapi agak sedikit merepotkan untuk merawatnya, karena kita akan membutuhkan alat bantu agar bibit tersebut bisa kembali berdiri tegak. Dari beberapa eksperimen kecil kecilan yang saya  lakukan, saya akan berbagi pengalaman tentang bagaimana cara menghindari etiolasi pada bibit tanaman yang kita semai dengan bahasa saya sendiri.

etiolasi

Seperti halnya manusia, tanaman membutuhkan 3 unsur untuk dapat hidup dan berkembang yaitu : protein sebagai makanan, air sebagai alat untuk membawa protein tersebut kedalam tubuhnya dan juga matahari untuk memasak protein tersebut agar menjadi makanan. Proses memasak protein menjadi makanan itu biasa kita sebut dengan fotosintesis.

Dalam masa pertumbuhannya, bibit memerlukan banyak sinar matahari untuk memasak protein yang diserapnya agar menjadi makanan yang berguna bagi pertumbuhannya. Pada masa ini, bibit akan selalu mencari asupan sinar matahari (atau bahkan cahaya lampu) untuk membantu proses fotosintesisnya. Oleh karena itu, bibit akan memaksakan pertumbuhan pada batangnya agar daunnya bisa memperoleh sinar matahari secara maksimal. Hal ini lah yang akhirnya menyebabkan batangnya menjadi tinggi dan kurus.

Berikut adalah tips dari hasil eksperimen kecil kecilan saya untuk mengatasi hal tersebut :

Sebelum memulai proses penanaman benih, pilihlah wadah yang tidak mempunyai selisih tinggi yang jauh dari tinggi permukaan media tanam atau bisa juga menggunakan wadah transparan seperti gambar dibawah agar tanaman mendapatkan cukup cahaya matahari.etiolasi22.  Jika memang terpaksa harus menggunakan wadah tinggii dan tidak transparan, diusahakan agar media tanam diisi sebanyak banyaknya agar permukaan media tanam tidak mempunyai selisih tinggi yang signifikan dengan tinggi dari wadah tanam. Dalam hal ini agak sedikit boros jika kita manggunakan rockwoll sebagai media tanam, oleh karena itu, media tanam bisa kita ganti menggunakan campuran dari cocopeat (serbuk dari sabut kelapa) dicampur dengan sekam bakar.etiolasi33.  Segera kenalkan kepada sinar matahari ketika benih sudah mulai berkecambah. Yang perlu diingat adalah, pada saat mulai bekecambah, benih jangan di letakkan dibawah sinar matahari langsung, akan tetapi ruangannya dipastikan mendapatkan cukup sinar matahari.etiolasi44.  Setelah kecambah mengeluarkan daun semu ( lembaran daun berwarna kuning) wadah bisa ditempatkan langsung dibawah sinnar matahari. Akan lebih baik jika hanya terkena matahari Pagi dari kisaran pukul 7 s/d pukul 10.

5.  Yang terakhir, pastikan agar media tanam tetap mempunyai kelembaban yang dibutuhkan untuk proses pertumbuhan bibit.

Semoga hasil yang anda tanam bisa lebih baik dari hasil yang saya peroleh saat ini. Selamat mencoba!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Info : 0812-8446-1997Call