Belajar Dari Seorang Sikdam Hasyim Gayo

Mungkin tidak banyak orang tahu siapa Sikdam Hasyim, termasuk saya awalnya.  Sikdam Hasyim adalah seorang pemuda berusia 26 tahun penyandang disabilitas tuna netra namun mampu berprestasi dengan mendapatkan penghargaan International Award for Young People dari Kerajaan Inggris.

Sikdam tidak lagi bisa melihat di usia 20 tahun akibat kecelakaan mobil setelah pulang dari menyerahkan lamaran pekerjaan.  Awalnya sudah pasti ia merasakan keterpurukan  sampai berniat ingin bunuh diri.  Namun atas dorongan Ibunya, Sikdam mulai bangkit.

sikdam-hasyim

Beberapa kiprah Sikdam diantaranya :

  • Juni 2013, ia menjadi peserta dalam acara Young Voices Regional Meeting yang diadakan di Jakarta. Ini adalah sebuah pertemuan anak-anak muda penyandang disabilitas dari wilayah Asia Selatan dan Asia Pasifik. Selain sebagai peserta, Sikdam juga bertindak sebagai penerjemah.
  • Oktober 2013, pengurus National Coordinator of Young Voices Indonesia mengutus Sikdam untuk mewakili Indonesia dalam acara Global Meeting of Young Voices di Nairobi, Kenya, Afrika yang dihadiri oleh penyandang disabilitas muda dari seluruh dunia.
  • Februari 2014, dedikasi Sikdam yang tinggi dalam memperjuangkan hak-hak disabilitas serta pendidikan membuahkan penghargaan International Award for Young People dari Pangeran Philip Duke of Edinburgh, suami Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris. Ajang penghargaan yang telah diselenggarakan sejak 70 tahun lalu itu, diakui di 140 negara di dunia. Dan Sikdam adalah orang Indonesia pertama yang mendapatkan penghargaan ini.
  • November 2015, ia diundang dan berpidato dalam acara spesial Royal Dinner dengan keluarga kerajaan Inggris yang dihadiri oleh Pangeran Edward dan Putri Sofie, di London, Inggris.
  • Pengajar Bahasa Inggris di SMA Adria Pratama  Mulya, Tangerang.

(sumber : Femina)

Berikut profil Sikdam :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Info : 0812-8446-1997Call